Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

PENDIDIKAN · 2 Sep 2022 04:14 WIB ·

Bimtek Tangguh Bencana Desa Dan Kelurahan Kabupaten Tangerang “Semakin Sadar Bencana”


 Bimtek Tangguh Bencana Desa Dan Kelurahan Kabupaten Tangerang “Semakin Sadar Bencana” Perbesar

Tangerang, Barativi.info – Wahana Visi Indonesia Bersama BPBD Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Penanggulangan Bencana Pengintegrasian Dokumen Penanggulangan Bencana ke Dalam Dokumen Perencanaan dan Pembangunan Daerah pada tanggal 18 – 20 Agustus 2022, bertempat di Hotel Qubika Gading Serpong.

Peserta yang hadir pada kegiatan Bimtek tersebut berasal dari perangkat Desa dan Kelurahan antara lain, Desa Solear, Desa Pasir Bolang, Kelurahan Binong, Desa Laksana, Desa Gelam Jaya, dan organisasi lainnya dari unsur pentahelik Kabupaten Tangerang.

Maksud pelaksanaan Bimtek Peserta Desa dan Kelurahan diharapkan memahami fungsi dari dokumen penanggulangan bencana, dalam hal ini adalah dokumen rencana penanggulangan bencana yang disusun berbasis pada kajian risiko bencana daerah.

Tujuan pelaksanaan Bimtek: Peserta daerah diharapkan memahami prinsip-prinsip pengintegrasian dokumen penanggulangan bencana ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, dimana dalam konteks penerapan SPM Sub-Urusan Bencana dokumen penanggulangan bencana tersebut masuk dalam layanan pokok.

 

Pada kesempatan tersebut sebagai Pasilitator Tatang Husaeni menyampaikan bahwa kedepannya dengan Bimtek ini diharapkan para peserta bisa mengimplementasikan di masing-masing lingkup kerjanya baik Desa, Kelurahan dan Bidang Pemerintahan lainnya agar management kebencanaan sudah harus diterapkan di semua aspek karena tingkat risiko bencana alam dan non alam yang tinggi. Data kejadian Bencana yang dipublish oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sepanjang tahun 2020 kurang lebih sudah terjadi 2.952 kejadian bencana di Indonesia diantaranya kejadian gempa bumi, letusan gunung api, banjir, tanah longsor dan kebakaran hutan dan lahan serta dampak bencana non alam (Pandemi COVID-19) yang sampai saat ini masih terus ditangani.

Dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah secara otomatis membawa implikasi terhadap kewenangan pemerintah daerah, perangkat daerah dan urusan pemerintahan wajib palayanan dasar termasuk urusan kebencanaan.
Mandat Permendagri Nomor 101 Tahun 2018, pemerintah daerah diwajibkan menyiapkan Dokumen penanggulangan bencana sesuai standar yang terdiri dari 3 dokumen yaitu: Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB), Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan Dokumen Rencana Kontijensi (Renkon).  Ketiga dokumen tersebut termasuk dalam layanan pokok yaitu jenis sub kegiatan yang memberikan konten/konsep/standar untuk memastikan jenis layanan dan mutu layanan sesuai dengan standar minimal yang telah ditetapkan.

 

 

 

(RF)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Redaksi Bara TV, Ucapkan Selamat Pada Gleen Daniel S.H LBH GMBI DPP Kota Bandung 

18 April 2024 - 01:34 WIB

Gleen Daniel S.H Tengah Diwawancarai Perihal Kuasa Hukum Didaerah Kota Tangerang | Foto Khusus R. Fadli

Pemerintah Kecamatan Cisauk Mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah / 2024 M, Mohon Maaf Lahir Dan Batin

15 April 2024 - 07:07 WIB

Momentum Akhir Ramadhan Pasukan Militan Sachrudin Konsolidasi Dengan H. Sachrudin Untuk Mendukung Menjadi Walikota Kota Tangerang

9 April 2024 - 13:36 WIB

Santunan Yatim Piatu Terlaksana, Kegitan Rutin Karang Taruna Sepatan

8 April 2024 - 17:24 WIB

Silaturahmi Mahasiswa Sumatera Selatan Adakan Mudik Gratis Jakarta Palembang

4 April 2024 - 04:53 WIB

Ujang Nurjaya Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Cikupa Menghimbau Kepada Warga Harus Jaga Keamanan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H

1 April 2024 - 06:56 WIB

Trending di HUKUM