Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

EKONOMI · 7 Nov 2022 02:53 WIB ·

Ketua Dewan Pembina Komunitas UMKM Naik Kelas Nasional (Willy Lesmana Putra) Menjadi Narasumber Dalam Acara Silaturahmi Pengusaha Dan Saudagar NU DKI Jakarta


 Ketua Dewan Pembina Komunitas UMKM Naik Kelas Nasional (Willy Lesmana Putra) Menjadi Narasumber Dalam Acara Silaturahmi Pengusaha Dan Saudagar NU DKI Jakarta Perbesar

Jakarta | Barativi.info – Bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, pada tanggal 5 November 2022, Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari PBNU, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ketua PWNU beserta pengurus teras PWNU DKI Jakarta, kader NU, para pengusaha muda NU, saudagar NU serta para tokoh-tokoh NU yang ada di pemerintahan, legislatif maupun di dunia usaha. Sabtu (5/11/2022)

Acara tersebut dimoderatori oleh K.H. Abdul Muin dan juga dihadiri narasumber lainnya yaitu Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si. (Senator RI yang juga mantan Walikota Jakarta Pusat) kemudian hadir juga Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi.

Dalam sesi diskusi panel, Willy Lesmana Putra menjabarkan rangkaian program UMKM Naik Kelas, mulai dari pengklasifikasian usaha UMKM berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah nomor 7 tahun 2021.

Pandemi Covid 19 turut memporak porandakan pelaku usaha UMKM di Indonesia dimana hasil survey dan kajian dari Komunitas UMKM Naik kelas pada tahun 2020, terdapat 83% UMKM yang berdampak atas Pandemi Covid-19.

Pada Survey ke 2 oleh Komunitas UMKM Naik Kelas saat 1 tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia terdapat 43% UMKM yang berpotensi Bangkrut.

Dan Pada saat 2 tahun pandemi, Komunitas UMKM Naik Kelas kembali mengeluarkan survey bahwa masih ada 5,7% UMKM yang berpotensi Bangkrut, namun secara umum, sudah banyak yang membaik.

Kemudian beliau juga menyampaikan ada 3 kelemahan utama yang terjadi pada pelaku usaha sektor UMKM antara lain :
1. Kompetensi
2. Jaringan Pasar
3. Permodalan

Selain itu, bahwa untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, dimana Indonesia akan menjadi 5 besar kekuatan ekonomi dunia sebagai salah satu negara maju, maka pelaku usaha khususnya UMKM juga harus berupaya menyesuaikan kondisi untuk mendukung hal tersebut. Rata-rata negara maju dengan ratio kewirausahaan mencapai diatas 12% dimana Indonesia baru mencapai 3,47%. Rata-rata negara Maju memiliki jumlah pelaku usaha besar mencapai 0,2% sampai dengan 0,4%, sementara di Indonesia jumlah pelaku usaha besarnya baru mencapai 0,01%.

Dibutuhkan transformasi berupa perubahan penyeluruh, baik dari pelaku usaha UMKM, Pemerintah, dan para pihak terkait lainnya, agar UMKM yang naik kelas menjadi pelaku usaha besar minimal mencapai 0,2% dari total pelaku usaha.

Konsep dan pemikiran transformasi, sebagai bagian agenda besar pengembangan UMKM kedepan, harus dimulai dari sekarang dan menjadi agenda dalam program kerja Komunitas UMKM Naik Kelas bersama LPNU DKI Jakarta.

Pelaku usaha UMKM telah berkonstribusi besar pada perekonomian Indonesia dimana lebih dari 61% terhadap PDB (Pendapatan Nasional Bruto) dan 97% terhadap jumlah tenaga kerja aktif dan produktif di Indonesia.

Indonesia Emas 2045 menjadi suatu dasar momentum pengembangan pelaku UMKM sebagai bagian dari negara Maju, dimana dibutuhkan upaya yang tidak bisa biasa – biasa saja, dibutuhkan Langkah nyata yang luar biasa, agar dunia kewirausahaan Indonesia khususnya UMKM dapat berkembang signifikan serta Naik Kelas sesuai harapan didalam target.

Tentu dibutuhkan pemikiran, kerja keras dari berbagai elemen masyarakat dan juga pelaku usaha UMKM itu sendiri serta dukungan dari Pemerintah dan berbagai pihak lainnya agar langkah nyata ini dapat terwujud.

 

Irawan

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Program BUMDES Desa Pasir Gadung Mangkrak, Diduga Anggaran Disunat Oknum Desa

7 April 2024 - 09:34 WIB

Mewakili Dandim, Mayor Kav M. Bakir Rapat Forkopimda

29 Maret 2024 - 03:52 WIB

PT Citra Bumi Kendari Didemo Akamsi, Pemutusan Sepihak Tanpa Adanya Kompensasi

25 Januari 2024 - 03:16 WIB

Anggaran Perawatan dan Pembangunan Kelurahan Pasir Jaya Kota Tangerang Tak Berwujud

21 Januari 2024 - 15:14 WIB

Sekelas Hotel Terkenal Yasmin Diduga Bayar Gaji Karyawannya Dibawah UMR Provinsi Tanpa BPJS Kesehatan

27 November 2023 - 01:38 WIB

Talkshow Melek Hidup Sehat Morula Ivf Bersama Iwapi Dan Kaum Milenial

15 Oktober 2023 - 13:54 WIB

Trending di EKONOMI