Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

SOSIAL · 3 Mei 2023 03:12 WIB ·

Sambut HARDIKNAS Tokoh Lintas Agama Luncurkan Program Pendidikan Cinta Tanah Air Indonesia


 Sambut HARDIKNAS Tokoh Lintas Agama Luncurkan Program Pendidikan Cinta Tanah Air Indonesia Perbesar

Yogyakarta | Barativi.info – Para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan akan mengelar tasyakkuran Hari Pendidikan Nasional Ke-134 dan peluncuran Program Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Pendidikan Cinta Tanah Air Indonesia dengan metode Rasa Wawasan, acara  digelar di makam Ki Hajar Dewantara Taman Wijaya Brata berlokasi di Jalan Soga Nomor 25 Celeban, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta. Selasa (02/05/2023)

Peluncuran progam ini ditandai dengan deklarasi dan pernyataan sikap bahwa Organisai kebangsaan yang sudah memiliki cabang di sebagian besar propinsi di Indonesia ini siap memberikan pelayanan pendidikan cinta tanah air Indonesia secara suka rela diseluruh di wilayah Indonesia.

Sekjen DPP Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia mengatakan bahwa PCTA Indonesia adalah organisasi non politik dan tidak berafiliasi dengan partai politik.

“Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia  ini Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan didirikan oleh tokoh lintas agama. Organisasi lintas kebangsaan,lintas suku,lintas agama. Ada rohaniawan dari agama  Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Murni bergerak untuk perdamaian bukan hanya Indonesia tapi Indonosia Raya, imam perdamaian dunia. Untuk itu para rohaniawan ini tidak ada sangkut paut dengan  politik dan tidak berafiliasi partai politik manapun. Kami hadir membawa cinta dan kedamaian untuk semuanya. Termasuk hawa politik 2024 akan dingin, damai kalau semuanya dipenuhi rasa cinta tanah air Indonesia, karena spirit cinta itu ajaib, saling mengasihi, saling menghargai meskipun beda pilihan,”  tegas Sekjen DPP PCTA Indonesia Ismu Syamsuddin.

Tasyakkuran Hardiknas yang digelar di makam Ki Hajar Dewantara ini rencananya menghadirkan pejabat pemerintah, organisasi masyarakat  dan pihak keluarga Ki Hajar Dewantara.

“Acara Doa bersama lintas agama, serta santunan anak yatim dan launching program cinta tanah air. Kami juga mengundang perwakilan pejabat pemerintah, lembaga yang lain yang senafas juga pihak keluarga Ki Hajar Dewantara, Insya Alloh perwakilan lembaga Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno,  Kampung Pancasila, Rumah Kebangsaan dan Relawan Cinta Tanah Air Indonesia juga akan hadir. Dan pihak keluarga Ki Hajar Dewantara dari Taman Siswa juga hadir,” ujar Sukirman Ketua Panitia.

Sementara menyinggung soal peluncuran Program Binlat Pendidikan Cinta Tanah Air Indonesia Ketua Departeman Pendidikan PCTA Indonesia menilai ini adalah hal baru yang amat dibutuhkan, terlebih menyongsong pemilu 2024 mendatang.

“Ada sebuah ungkapan yang sangat popular didunia yakni “seandainya tidak ada cinta tanah air robohlah negara itu”. Mengapa saya katakan sangat popular, ungkapan sudah ada sejak ribuan tahu lalu, tokoh besar yang mengungkapkan adalah Sayyina Umar RA. Namun ungkapan ini lama terpendam dan baru muncul lagi setelah diungkapkan oleh sang Pemrakarsa Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Bapak Kyai Muchtar Mu’thi” kata Kushartono.

Menurutnya, jika masa depan bangsa dan Negara Republiik Indonesia ada di tangan generasi bangsa, sementara nasib generasi bangsa ditentukan oleh pendidikanya. “Bisa dibayangkan bagaimana jika putra-putri kita sebagai generasi bangsa jiwanya tidak terisi dengan pendidikan cinta Tanah Air Indonesia. Maka tinggal menunggu bisa robohkan Negara Kesatuan Repblik Indonesia yang kita cintai ini,” tandas Kus.

Ia mengatakan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022/2023 mencatat jumlah lembaga sekolah di Indonesia seluruhnya  ada 399.376 unit sekolah mulai TK, SD, SMP, SMA dan SMK. Namun dari semua lembaga itu belum ada yang  mengajarkan mata pelajaran pendidikan cinta tanah air Indonesia.

“Sejauh  yang kami ketahui belum ada. Memang ada pelajaran sejarah, pelajaran wawasan nusantara, wawasan kebangsaan,  tapi belum ada pendidikan cinta tanah air. Sebab menurut kami wawasan dan cinta itu agak berbeda. Kalau wawasan ada didalam pikiran tapi kalau cinta ada di hati. Disinilah perbedaannya. Untuk itu dua-duanya harus kita jalankan,” ujar Kushartono.

Masih menurut Pria yang pernah mendapatkan penghargaan Kapolri terkait pendidikan Pancasila dan cinta tanah air Indonesia ini, dia mengatakan metode rasa wawasan karsa adalah hal baru yang dapat melengkapi dunia pendidikan.

“Insya Alloh ini adalah hal baru dalam dunia pendidikan. Dulu sebenarnya sudah pada era Ki Hajar Dewantara dengan istikah trisakti tiga hal  utama (sakti) yaitu cipta atau pikiran), rasa hati) dan karsa, kemauan. Jadi ini kita munculkan kembali. Makanya kita luncurkan tepat pada tasyakkuran hari lahir Ki Hajar Dewantara dan di makam beliau dengan harapan bisa bisa benar-benar bercahaya mewarnai Program  Merdeka Belajar yang diusung pemerintah,” urainya.

Meski demikian metode ini sudah cukup teruji dan berhasil sehingga organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia ini pernah mendapatkan penghargga Kapolri atas suksesya melaksanakan Binlat Karekter bangsa pendidikan Pancasila dan cinta tanah air Indonesia untuk Bintara Polri.

Bagus

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pimpinan Redaksi Postnewstime Tolak Revisi Undang-Undang Penyiaran

29 Mei 2024 - 08:55 WIB

DPW BAKOMUDIN Provinsi Banten Siap Mendukung H. Dahlan Sebagai Bakal Calon Bupati Kabupaten Tangerang

26 Mei 2024 - 09:41 WIB

Warga Perumahan Graha Lestari Antusias Ikut Serta Baksos Kesehatan

26 Mei 2024 - 09:33 WIB

Penyidik di Propamkan, Ini Penjelasan Kanit Reskrim Polsek Cilincing

21 Mei 2024 - 02:45 WIB

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Solear Mengadakan Konferensi

20 Mei 2024 - 02:16 WIB

Pelantikan Pengurus FPRB-API Kabupaten Dikukuhkan Langsung Sekda Maesyal Rasyid

10 Mei 2024 - 14:37 WIB

Trending di DAERAH