Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

HUKUM · 5 Agu 2023 02:23 WIB ·

4.431 Orang User Dengan Kerugian Rp. 30.156.427.544 Dugaan Penipuan E-commerce JomBingo


 4.431 Orang User Dengan Kerugian Rp. 30.156.427.544 Dugaan Penipuan E-commerce JomBingo Perbesar

Jakarta | Barativi.info – Lima orang Para Korban didampingi Kuasa Hukum M. Zainul Arifin, SH, MH, terlihat mendatangi Bareskrim Mabes Polri Jumat 4/08 guna membuat Laporan Polisi Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan Melalui Media Elektronik, Dengan Cara Menghimpun Dana Masyarakat Untuk Mendapatkan Keuntungan Bagi Diri Sendiri dan atau Orang Lain Dengan Cara Melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Diduga Dilakukan Oleh Platform E-commerce PT. Bingoby Digital Kreasi atau dikenal dengan Aplikasi Jombingo.

Peristiwa dugaan pidana tersebut terjadi dengan rentang waktu antara tahun 2021 sampai dengan tahun 2023, dengan sengaja menawarkan sebuah kegiatan usaha aplikasi berbasis elektronik Platform E-commerce di Indonesia melalui promosi media elektronik maupun fisik seperti media sosial maupun secara langsung melalui seminar, workshop atau Business Opportunity Presentation, dengan maksud agar para korban dapat ikut serta menjadi bagian dari anggota/member/user jejaringan Networking Platform E-commerce JomBingo.

Dalam menjalankan aksi kejahatanya JomBingo menawarkan promosi berupa sistem:

*Group Buy* atau complete group yang mengharuskan Para korban untuk melakukan pembelanjaan berkelompok, jika tidak ada kelompok pembelian yang terpenuhi, maka tidak ada pengiriman barang.

*VIP Konsinyasi* , yakni fitur ini sudah menyediakan group buy, jadi pengguna hanya perlu bergabung ke dalam grup tersebut tanpa harus mengundang pengguna baru. Selain itu, fitur VIP Konsinyasi juga memberikan bonus konsinyasi sebesar 4%-10% dari harga produk. Bonus ini bisa menjadi keuntungan tambahan bagi pengguna yang berhasil melakukan konsinyasi pada produk yang dibeli.

*Super Deal,* yakni menawarkan harga produk yang sangat terjangkau, namun memiliki jumlah produk, dan waktu group buy yang terbatas dan diadakan di waktu tertentu.
Jombingo Mall, yakni menghadirkan produk-produk unggulan dari 50 brand kelas dunia yang telah bekerjasama dengan Jombingo. Yang membedakan fitur ini dari fitur lainnya adalah pembayaran pada fitur ini bisa diangsur atau dicicil. Pengguna membayar 50% diawal dan 50% lagi di akhir atau final payment. Setelah Jombingo menerima pembayaran pertama, Jombingo mulai mengkonfirmasi dengan pabrik untuk menyiapkan pesanan dan setelah pengguna untuk membayar pembayaran terakhir, pengiriman produk akan diproses.

Pada awalnya JomBingo menawarkan belanja murah serba Rp 10.000. Namun cara belinya dengan mengajak orang lain yang belum mengunduh aplikasi Jombingo.

Diketahui JomBingo memiliki sistem bonus, yakni GMV dan Rabat.

*GMV* (Gross Merchandice Value) perkembangan laju bisnis yang terlihat dari jumlah barang terjual (omset penjualan) yang dihitung berdasarkan CRM (Customer Relationship Management), bonus ini didapat oleh mereka yang memiliki tim dengan skala besar yaitu para leader dan agen inti yang apabila di setiap minggunya mencapai target.

*Rabat* adalah bonus yang didapat oleh dua tingkat layer bawahan yang tidak mengharuskan untuk membentuk Tim untuk menjadi leader, artinya semua user memiliki hak yang sama mendapatkan bonus rabat selama bisa mengundang user, dan tanpa adanya standar yang harus dipenuhi, hingga munculah program satu juta karyawan, dimana semua user yg memiliki rabat namun tidak menjadi karyawan, maka rabatnya ditutup sehingga pada program tersebut banyak user yang telah memiliki rabat dan tidak ingin kehilangan rabatnya berbondong-bondong menjadi karyawan, sehingga total admin pun semakin bertambah semenjak awal tahun 2023.

Sistem kerja dan jabatan untuk menjadi leader, admin, ataupun asisten, harus bisa mencapai target penjualan, dan mengembangkan jumlah tim yang dibentuk. Namun untuk menjadi karyawan dalam program satu juta karyawan, user hanya perlu mengundang 3 user dengan omset masing-masing per minggunya adalah Rp. 400.000 selama 3 minggu, dan di minggu ke 4 harus mampu membimbing 9 orang yang telah diundang. Untuk menjadi karyawan diperlukan minimal memiliki 36 user dengan omset masing masing Rp. 400.000 dalam jangka waktu 4 minggu. Yang lolos dalam program tersebut akan diangkat menjadi karyawan tetap dengan gaji bulanan, namun bagi yang tidak lolos dan memiliki kemampuan managemen baik akan direkomendasikan menjadi agen inti sebagai admin grup dengan gaji mingguan sebesar Rp. 200.000 sampai Rp. 400.000.

Sejak awal bulan Juni 2023, kegitan usaha Jombingo merupakan salah satu kegiatan usaha yang beroperasi tidak sesuai dengan izin dan merugikan Masyarakat. Sehingga pada tanggal 4 Juli 2023, Satgas Waspada Investasi telah melakukan pemblokir situs PT. Bingoby Digital Kreasi (Jombingo).

Para korban berinisiatif melakukan penarikan dana yang telah disetorkan, namun sejak awal bulan Juni 2023 hingga saat ini Para Pelapor/korban tidak dapat melakukan transaksi penarikan dana tersebut.

Atas perbuatan Jombingo tersebut, Para korban telah mengalami kerugian baik secara materil maupun imateril, sehingga sangat beralasan hukum yang kuat untuk menuntut Para pelaku baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama untuk dimintai pertanggungjawabanya secara hukum atas dugaan melakukan Tindak Pidana Penipuan dan atau Penggelapan Melalui Media Elektronik, Dengan Skema Ponzi Menghimpun Dana Masyarakat Untuk Mendapatkan Keuntungan Diri Sendiri dan atau Orang Lain Dengan Cara Melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Diduga Dilakukan Oleh Platform E-commerce PT. Bingoby Digital Kreasi (Jombingo), sebagaimana dimaksud dalam : Pasal 79 Jo Pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011 tentang Tindak Pidana Transfer Dana;
Pasal 46 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan;
Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10 Jo Pasal 62 ayat (1), Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen;
Pasal 105 dan/atau Pasal 106 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan; Pasal 90 Jo Pasal 104 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal; Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 dan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang; Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 28 dan/atau Pasal 34 ayat (1) Jo Pasal 50 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP; Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP Jo Pasal 64 KUHP Jo Pasal 65 KUHP.

Adapun Terlapor dalam perkara ini adalah CEO dan manajemen Jombingo beserta Leader dan Admin Jombingo diduga menerima TPPU, dan diduga terlibat satu orang Publik Figur Penyayi Jebolan Pencarian Bakat terkenal inisial BJ yang pernah ikut serta tanggal 26 Maret 2023 dalam acara Jombingo. Sebagaimana Laporan Polisi teregister Nomor LP/B/225/VIII/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI, tanggal 4 Agustus 2023.

 

Red

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Redaksi Bara TV, Ucapkan Selamat Pada Gleen Daniel S.H LBH GMBI DPP Kota Bandung 

18 April 2024 - 01:34 WIB

Gleen Daniel S.H Tengah Diwawancarai Perihal Kuasa Hukum Didaerah Kota Tangerang | Foto Khusus R. Fadli

LPM Terang – Terangan Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok, FWJ Indonesia: Hati – Hati

17 April 2024 - 02:56 WIB

Silaturahmi Mahasiswa Sumatera Selatan Adakan Mudik Gratis Jakarta Palembang

4 April 2024 - 04:53 WIB

PT Communication Cable Systems Indonesia (CCSI) Mengerjakan Jaringan Fiber Optic Tanpa Izin Pemerintah Daerah

2 April 2024 - 13:14 WIB

Ujang Nurjaya Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Cikupa Menghimbau Kepada Warga Harus Jaga Keamanan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H

1 April 2024 - 06:56 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Himbau Oknum Ormas Agar Tidak Peras Modus THR

1 April 2024 - 03:53 WIB

Trending di HUKUM