Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

Nasional · 13 Sep 2023 04:02 WIB ·

Penguatan Wawasan Kebangsaan Bersama Ormas, Serikat Buruh Dan Mahasiswa Digelar FWJI Korwil Kabupaten Tangerang


 Penguatan Wawasan Kebangsaan Bersama Ormas, Serikat Buruh Dan Mahasiswa Digelar FWJI Korwil Kabupaten Tangerang Perbesar

Tangerang | Barativi.info – Dialog Kebangsaan dilaksanakan di Hotel Le Semar Karawaci Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang, Selasa (12/09/23).

Dalam kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Sekertaris Badan H. Achmad Kasori. M.Si mewakili Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Kapolresta Tangerang diwakili Oleh Kasatintelkam Kompol R.Sofian.

Dialog Kebangsaan yang diikuti oleh beragam elemen organisasi dan mahasiswa seperti Ormas Pemuda Pancasila, Ormas Laskar Merah Putih, Ormas LAPBAS, Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Tangerang, KASBI Kabupaten Tangerang, Mahasiswa Universitas Pramita Indonesia dialog ini diselenggarakan untuk mengembangkan kesadaran dan semangat kebangsaan dalam rangka menunjang program pemerintah daerah Kabupaten Tangerang, terutama kesadaran akan nilai-nilai moral bernegara dalam sisi norma Pancasila yang senantiasa diterapkan dalam berkehidupan sehari-hari.

Acara yang diinisiasi oleh Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Tangerang ini terus dilaksanakan karena estafet program yang telah disusun setiap perenam bulan sekali dalam program penguatan dan pembinaan dlm berorganisasi di FWJI korwil kabupaten tangerang.

Menurut Kompol. R. Sofian Upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional hanya dapat diwujudkan, jika segenap komponen bangsa dan masyarakat memiliki komitmen satu tujuan mewujudkan Cita-cita nasional yang dipandang lebih penting ketimbang aspek lainnya.

Setiap warga negara hendaknya memiliki kesadaran akan pentingnya penghargaan terhadap suatu identitas bersama, yang tidak lain adalah Bhinneka Tunggal Ika atau kesatuan dalam perbedaan (unity in diversity).

Saat ini, transformasi paham radikal terorisme ke pelajar (sekolah) juga semakin gencar, melalui media sosial, guru, maupun sistem pembelajaran di dalam dan di luar kelas.

Berdasarkan realitas tersebut, muncul pemahaman bahwa ancaman paham radikal yang bersifat kompleks dan multidimensional tersebut, dalam penanganannya memerlukan kerja sama multisektor, karena itulah diperlukan pengelolaan secara komprehensif dan terintegrasi.

Dialog Kebangsaan yang saat ini dilaksanakan merupakan salah satu upaya dalam menambah pengetahuan Kepala Sekolah akan bahaya radikalisme dan terorisme serta proses deteksi dini, cegah dini dan Cipta opini menghadapi berbagai bentuk Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang dan diharapkan semangat kebangsaan dapat lebih dirasakan seluruh elemen masyarakat ucap kompol.R.Sofian kasatintelkam sebagai narasumber.

Penguatan nilai-nilai lokal dalam mencegah paham radikal juga harus terus diupayakan karena nilai-nilai budaya dan kearifan lokal merupakan penguat solidaritas dan kohesivitas masyarakat, dimana hal tersebut bertumpu pada peran kita semua. Karena itulah, sudah sepantasnya kita sebagai putra putri bangsa harus berperan signifikan sebagai garda terdepan dalam pencegahan radikalisme dan terorisme khususnya di kabupaten Tangerang.

Achmad Kasori dalam pemaparan sekaligus pembukaan mengatakan, penguatan wawasan Kebangsaan khususnya dilingkungan pendidikan dipandang sangat penting dan strategis untuk dilaksanakan sebagai upaya mempertahankan nilai-nilai kesatuan dan persatuan bangsa, membina kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, diharapkan setiap organisasi dapat membangun kesamaan visi dan persepsi norma ideologi berpancasila melalui pengembangan alur budaya, kesamaan pandangan, pemahaman wawasan kebangsaan, pengertian dan toleransi, agar seluruh komponen merasa bertanggung jawab atas kemajuan pembangunan moralitas dan daerah Kabupaten Tangerang khususnya.

Sebaliknya, keanekaragaman akan menimbulkan disharmonisasi sosial, apabila prinsip hubungan antar anggota masyarakat dijalin atas dasar hubungan ketergantungan dan dominasi.

“Mari kita bersama-sama menumbuhkembangkan Semangat kebangsaan, meningkatkan pengetahuan akan bahaya radikalisme, kedepannya program khusus ini akan terus dijalankan dan akan di Perda kan di pemerintah Kabupaten Tangerang agar lebih eksplisit daya dukung antara semua elemen baik pemerintah dengan masyarakat luas”.

Acara dialog kebangsaan ini cukup menarik dan adanya tanya jawab kepada peserta, lalu di lanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama dari seluruh peserta Dialog Kebangsaan tersebut.

 

Irawan

Artikel ini telah dibaca 160 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Proyek Fasilitas Kamar Mandi Lapangan Tembak Kitri Bakti Ladang Markup Tidak Sesuai Anggaran

2 Juli 2024 - 11:55 WIB

Anggaran 10 Miliyar Sangat Disayangakan Pembangunan Stadion Mini Kelapa Dua Terkesan Asal Jadi

30 Juni 2024 - 07:04 WIB

Pimpinan Redaksi Postnewstime Tolak Revisi Undang-Undang Penyiaran

29 Mei 2024 - 08:55 WIB

Kabupaten Tangerang Perlu Pemimpin Yang Pro Rakyat Tanpa Money Politik “Agar Masyarakat Yang Memilih Dan Menentukan”

29 Mei 2024 - 04:18 WIB

DPW BAKOMUDIN Provinsi Banten Siap Mendukung H. Dahlan Sebagai Bakal Calon Bupati Kabupaten Tangerang

26 Mei 2024 - 09:41 WIB

Warga Perumahan Graha Lestari Antusias Ikut Serta Baksos Kesehatan

26 Mei 2024 - 09:33 WIB

Trending di DAERAH