Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

HUKUM · 10 Okt 2023 15:53 WIB ·

Bagaikan Jatuh Tertimpa Tangga SDN Panongan III Dapat Gugatan Tanah Dan Proyek Mangkrak


 Bagaikan Jatuh Tertimpa Tangga SDN Panongan III Dapat Gugatan Tanah Dan Proyek Mangkrak Perbesar

Tangerang | Barativi.info – Belum selesai Proses hukum sengketa tanah SDN Panongan III Kabupaten Tangerang dipengadilan muncul lagi masalah  pembangunan gedung baru SD Negeri tersebut mangkrak dalam 1 bulan, dampak dari berhentinya proses pembangunan gedung baru samping  gedung lama tersebut para warga masyarakat serta pihak sekolah bertanya-tanya.

Keinginan Kepala Sekolah bersama pihak guru sudah merasa bahagia akan terwujudnya gedung baru karena kapasitas yang kurang memadai pasalnya murid dari tahun ke tahun semakin bertambah banyak sehingga kurangnya kapasitas ruangan kelas digedung yang lama. Diketahui proyek sekolah senilai 1 miliar itu pembangunannya tidak sesuai rencana dan mendapat sorotan dari FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang karena dilokasi proyek tidak ada kejelasan selama hampir 1 bulan dari pihak Pelaksana yang mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ini merupakan kondisi buruk yang menjadi momok dunia pendidikan di kabupaten Tangerang, sistem pengawasan yang minim dan tata rencana yang terkesan hanya data dimeja saja, sedangkan hasil nyata tidak sesuai dengan data yang ada dimeja kepala dinas atau kepala daerah Bupati Kabupaten Tangerang, “kami sebagai forum akan segera membuat petisi dan catatan khusus dalam dunia pendidikan yang berada di kabupaten Tangerang, proyek tersebut terkesan hanya menjadi titipan oleh oknum pejabat tertentu tapi tidak memikirkan dunia pendidikan.” Terang Irawan saat tatap muka dengan Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah SD Negeri III Panongan Supendi, S.Pd mengungkapkan bahwa kegiatan proyek ini ada sesuatu keanehan dari pihak Pelaksana melempar ke Dinas Pendidikan sedangkan Dinas menangapi balik diserahkan kepada pihak Pelaksana, tidak mungkin Pihak Pelaksanaan tidak mempunyai modal awal dalam tahap pekerjaan karena pastinya pemerintah akan mengucurkan anggaran jika sesuai capaian pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak pemborong, pemerintah daerah pasti akan memberikan anggaran sesuai tahapan pekerjaan yang sudah dikerjakan pekerjaan yang terealisasi.

“Kenapa adanya pembangunan ini ada perjalanan panjang tentang status tanah digugat oleh pihak tertentu dan sudah dalam proses di pengadilan dan hearing di komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang dan mencari solusi sambil berjalan peroses dipengadilan, akhirnya di putuskan untuk dibangun gedung baru sambil menunggu hasil proses hukum status tanah dipengadilan yang sudah lebih 6 kali sidang, agar pihak sekolah tidak melakukan pembangunan digedung lama yang status tanah belum jelas.” terang Kepsek Supendi.

Fadli

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anna Martin Direktur PT Eurocor Indonesia Diduga Menipu Menyalahi Aturan Perjanjian Dengan Pengusaha Muda Tangerang

21 Juni 2024 - 06:24 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkracht Van Gewijsde

23 Mei 2024 - 10:50 WIB

Owner PT Sari Logam Lestari : Penggiringan Opini Tak Berfakta Adalah Pencemaran Nama Baik

22 Mei 2024 - 02:55 WIB

Penyidik di Propamkan, Ini Penjelasan Kanit Reskrim Polsek Cilincing

21 Mei 2024 - 02:45 WIB

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Solear Mengadakan Konferensi

20 Mei 2024 - 02:16 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin: “PERSAJA Bukanlah Organisasi Profesi Belaka, Melainkan Organisasi Terdepan Dalam Transformasi Penegakan Hukum”

6 Mei 2024 - 03:43 WIB

Trending di HUKUM