Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

EKONOMI · 27 Nov 2023 01:38 WIB ·

Sekelas Hotel Terkenal Yasmin Diduga Bayar Gaji Karyawannya Dibawah UMR Provinsi Tanpa BPJS Kesehatan


 Sekelas Hotel Terkenal Yasmin Diduga Bayar Gaji Karyawannya Dibawah UMR Provinsi Tanpa BPJS Kesehatan Perbesar

Kab. Tangerang | Barativi.info – informasi yang didapat bahwa selama ini Di duga Hotel yasmin mempekerjakan karyawan tidak Sesuai dengan pasal 88 ayat 2 UU No 6 Tahun 2023 mengatur pemerintah pusat terkait tentang kebijakan upah sebagai salah satu upaya mewujudkan hak pekerja atau buruh atas kehidupan yang layak bagi kemanusia.

Tentang keputusan Gubernur Banten nomor SK 561/kep.287-HUK/2023 tentang pendapatan umum Provinsi Banten dan PP Nomor 51 Tahun 2023 tentang pengupahan harus sesuai dengan kehidupan yang layak bagi karyawan dan Perusahan wajib memberikan membayar upah sesuai dengan Upah Minimun (UMR), BPJS kesehatan dan BPJS Tenaga Kerjaan yang tercantum Pasal 424 angka 1 draf tersebut mengubah Pasal 13 UU 40 tahun 2004 dengan mengatur kewajiban pemberi pekerja untuk mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS kesehatan, dan pekerja juga berhak mendapatkan semua dari pekerjanya.

Dari beragam narasumber yang Bara TV dapat yang tak ingin disebutkan namanya menerangkan bahwa Management Hotel Yasmin sering adanya pemutusan hubungan kerja, tidak sesuainya pengupahan maupun penggajian, selain itu operasional hotel sangat mengganggu lingkungan pada saat adanya kegiatan dimana fasilitas parkir yang tidak memadai dan tidak teraturnya pengawalan maupun pengaturan flow parkir. Demikian juga dengan masalah Amdal dimana tidak adanya bak pengolahan limbah sebelum dilakukan pembuangan akhir.

Selain itu perlakuan terhadap Vendor yang sudah berkerja sama dengan management Hotel Yasmin yang sangat seenaknya, dimana tidak dilakukan sesuai kesepakatan yang telah diterbitkan dalam perjanjian.

Terlihat jelas bahwa Management maupun pemilik Hotel kaku dan arogan yang tidak bersahabat baik terhadap karyawan maupun stake holder lainnya.

FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang  diketuai oleh Irawan Sumardi sangat menyayangkan prosedur pengupahan yang nyatanya masih terdapat pengusaha yang nakal akan hak pekerja, dijaman regulasi semua serba lebih mudah masih ada pengusaha Hotel tidak mengerti aturan, banyak sekali aduan akan persoalan hotel Yasmin,terkait Amdal dan ipal nya menjadi sorotan juga “sungguh ironis jika kita jabarkan Satu-Satu” jelas Irawan.

Jika kita runut kepada peraturan sangat jelas karyawannya atau pekerja bukan sebagai asset dan jangan dibuat semena-mena ada hak dan kewajiban. Jika hal tersebut dilakukan pihak Hotel secara akal sehat  sangat tidak manusiawi dimana pengupahan tidak sesuai dengan aturan yang ada maupun perlakuan semena mena dari manajemen, Terang Irawan.

Fadli

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Redaksi Bara TV, Ucapkan Selamat Pada Gleen Daniel S.H LBH GMBI DPP Kota Bandung 

18 April 2024 - 01:34 WIB

Gleen Daniel S.H Tengah Diwawancarai Perihal Kuasa Hukum Didaerah Kota Tangerang | Foto Khusus R. Fadli

LPM Terang – Terangan Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok, FWJ Indonesia: Hati – Hati

17 April 2024 - 02:56 WIB

Pemerintah Kecamatan Cisauk Mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah / 2024 M, Mohon Maaf Lahir Dan Batin

15 April 2024 - 07:07 WIB

Momentum Akhir Ramadhan Pasukan Militan Sachrudin Konsolidasi Dengan H. Sachrudin Untuk Mendukung Menjadi Walikota Kota Tangerang

9 April 2024 - 13:36 WIB

Santunan Yatim Piatu Terlaksana, Kegitan Rutin Karang Taruna Sepatan

8 April 2024 - 17:24 WIB

Program BUMDES Desa Pasir Gadung Mangkrak, Diduga Anggaran Disunat Oknum Desa

7 April 2024 - 09:34 WIB

Trending di DESA