Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

HUKUM · 8 Feb 2024 06:36 WIB ·

PT Buana Parung Agen Gas Pertamina Fiktif, Disperindag Kabupaten Tangerang Tanpa Pengawasan Diduga Main Mata


 PT Buana Parung Agen Gas Pertamina Fiktif, Disperindag Kabupaten Tangerang Tanpa Pengawasan Diduga Main Mata Perbesar

Tangerang | Barativi.info – Sudah sangat jelas bahwa aturan secara mekanisme dan Perundang-Undangan barang bersubsidi perlu adanya pengawasan yang ketat, aturan baru pun sudah bergulir oleh Pertamina bahwa setiap pembeli wajib menunjukan KTP di Pangkalan Gas Bersubsidi, akan tetapi fakta penelusuran jurnalis kami mendapati bahwa PT. Buana Parung yang beralamat Kp. Kebon Baru RT.01 RW.01 Desa Babat Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Provinsi Banten berbentuk bangunan kosong tidak terawat tanpa adanya aktivitas distribusi Gas LPG Melon. Rabu (08/02/2024).

Indikasi penimbunan dan juga distribusi illegal dilakukan oleh PT Buana Parung pasalnya armada perusahaan mendistribusikan di pengecer bukan dipangkalan resmi, mobil truck berplat hitam B 9071 JQO dengan plang milik PT. Buana Parung menurunkan gas didepo isi ulang air minum dimalam hari yang berlokasi diruko Kana Park Desa Babat Kecamatan Legok, tempat tersebut ditelusuri merupakan bukan pangkalan akan tetapi Depo Air isi ulang, karyawan ketika diwawancarai bahwa membenarkan jual beli Gas Lpg bersubsidi dijual dengan harga Rp. 22.000,- di atas HET serta bisa membeli tanpa aturan dari Pertamina. Jika PT Buana Parung masih melakukan pendistribusian secara serampangan tanpa adanya tempat suplai stok barang maka sudah pasti adanya penimbunan disembarang tempat, disitulah minim pengawasan Disperindag, aturan baku yang dikeluarkan pertamina bukan hanya izin yang masih berlaku akan tetapi tempat agen harus memiliki fasilitas lengkap berstandar ISO, jika tempat saja tidak dimiliki maka Perizinan lainya seperti, kontrak perjanjian penunjukan penyalur dengan Badan Usaha Niaga Migas (PT Pertamina); bukti pelaporan penunjukan penyalur, Dokumen lingkungan pada sarana dan fasilitas; Memiliki atau menguasai sarana fasilitas.

Irawan Sumardi Ketua FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang Mengungkapkan Bahwa Aturan Sudah Sangat Jelas Dan Wajib Diikuti Oleh Seluruh Pelaku Badan Usaha Se-Nasional Indonesia, Jika Terjadi Praktek Gelap Dan Ilegal Seperti Itu, Maka Harus Ditindak Sesuai aturan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak Dan Gas, Menyalahgunakan Pengangkutan Dan/Atau Niaga Bahan Bakar Minyak Yang Disubsidi Pemerintah Dipidana Dengan Pidana Penjara Paling Lama 6 (Enam) Tahun Dan Denda Paling Tinggi Rp 60.000.000.000,00 (Enam Puluh Miliar Rupiah). Kami akan segera menindaklanjuti bersurat kepada Petamina Regional Banten dan juga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang agar bisa menutup dan memberikan efek jera secara aturan yang berlaku, jika ada oknum yang campur tangan praktek seperti itu maka kita dari Forum tidak akan tinggal diam, semoga masyarakat bisa merasakan subsidi pemerintah dengan tepat sasaran tanpa campur tangan oknum nakal.

 

Gilang

Artikel ini telah dibaca 274 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anna Martin Direktur PT Eurocor Indonesia Diduga Menipu Menyalahi Aturan Perjanjian Dengan Pengusaha Muda Tangerang

21 Juni 2024 - 06:24 WIB

Pimpinan Redaksi Postnewstime Tolak Revisi Undang-Undang Penyiaran

29 Mei 2024 - 08:55 WIB

DPW BAKOMUDIN Provinsi Banten Siap Mendukung H. Dahlan Sebagai Bakal Calon Bupati Kabupaten Tangerang

26 Mei 2024 - 09:41 WIB

Warga Perumahan Graha Lestari Antusias Ikut Serta Baksos Kesehatan

26 Mei 2024 - 09:33 WIB

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkracht Van Gewijsde

23 Mei 2024 - 10:50 WIB

Owner PT Sari Logam Lestari : Penggiringan Opini Tak Berfakta Adalah Pencemaran Nama Baik

22 Mei 2024 - 02:55 WIB

Trending di DAERAH