Menu

Mode Gelap
BPKN RI Gerak Cepat Diduga Adanya Kerugian Konsumen Terkait Produk Kosmetik Kanemochi Dandim 0510/Tigaraksa Buka Latihan Dasar Kepemimpinan Kepada Komponen Masyarakat Wantanas : Energi Terbarukan Solusi Berkurangnya Energi Fosil Momentum Ulang Tahun Partai, Kemenangan DPC Kab. Tangerang Partai Demokrat Semakin Cerah Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Benar, Keduanya Tetap Solid

PEMERINTAH · 16 Mar 2024 01:30 WIB ·

Pembangunan Gedung Penyuluhan KB Menuai Kontroversi Anggaran Tahun 2024 Dikerjakan Ditahun 2023, FWJ Indonesia Surati Dinas PPKB Kabupaten Tangerang


 Pembangunan Gedung Penyuluhan KB Menuai Kontroversi Anggaran Tahun 2024 Dikerjakan Ditahun 2023, FWJ Indonesia Surati Dinas PPKB Kabupaten Tangerang Perbesar

 

Kab. Tangerang | Barativi.info – Proyek renovasi yang akan dipergunakan untuk gedung penyuluhan KB dari Dinas DPPKB (Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Tangerang mangkrak dan tidak jelas penggunaan anggaran, dalam kurun waktu 4 bulan sejak Desember 2023 proyek sudah dijalankan dinilai menyalahi aturan, menuai kontroversi, gedung yang dahulunya bekas Kantor Desa/Kelurahan Sukabakti lama tidak dipergunakan semenjak Kantor Kelurahan berpindah ke gedung baru. Sabtu (16/03/2024)

 

Salah satu warga sekitar menuturkan bahwa proyek dikerjakan sudah lama dan tidak terlihat yang bekerja kembali, ini yang kerja orang Pantura pak, gak tau dilanjutin lagi atau gak?, coba tanya pak RT?, tutur warga yang enggan menyebutkan namanya. Beberapa aktivis banyak mempertanyakan kejelasan pembangunan atau desin ulang gedung tersebut.

 

FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang Sudah Menyurati dinas DPPKB Kabupaten sejak 7 hari yang lalu, dalam isi surat yang dilayangkan bahwa Dinas DPPKB harus bisa menjelaskan aturan yang dipergunakan dalam mengaplikasikan anggaran pembangunan tersebut dan apa urgensinya proyek dilakukan diawal waktu dan keadaan mangkraknya proyek siapa yang akan bertanggung jawab, ” jika proyek tersebut banyak penyimpangan maka kami akan segera melaporkan kepada pihak Kejaksaan atau BPK (Badan Penyelidikan Keuangan) dan Inspektorat.” Terang Irawan

 

“Inikan sangat aneh. Bagaimana bisa kontraktor pemenang lelang lebih duluan melakukan pekerjaan sebelum dilaksanakan penandatanganan kontrak kerja. Kalau saya bilang ini off side,” kata Riyan Kadhafi Aktivis Kemasyarakatan kepada wartawan.

Bahkan menurut Riyan, fakta lain yang menguatkan bahwa pihak rekanan telah melaksanakan pekerjaan sebelum dibuatnya kontrak, yakni hasil penelusuran di Penyedia LKPP Kabupaten Tangerang bahwa Dinas DPPKB mengalokasikan pembangunan gedung baru dianggarkan sebanyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta) dengan Kontrak kerja dilaksanakan pada bulan Februari 2024.

 

Sejak Surat FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Tangerang dilayangkan dinas DPPKB Kabupaten Tangerang belum juga merespon.

 

 

Fadli

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

LPM Terang – Terangan Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok, FWJ Indonesia: Hati – Hati

17 April 2024 - 02:56 WIB

Proyek Drainase Didesa Cihuni Terindikasi Siluman, Pemilik CV. Benteng Kautsar Tidak Mengetahui Siapa Yang Bekerja

17 April 2024 - 02:49 WIB

Pemerintah Kecamatan Cisauk Mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah / 2024 M, Mohon Maaf Lahir Dan Batin

15 April 2024 - 07:07 WIB

Momentum Akhir Ramadhan Pasukan Militan Sachrudin Konsolidasi Dengan H. Sachrudin Untuk Mendukung Menjadi Walikota Kota Tangerang

9 April 2024 - 13:36 WIB

Santunan Yatim Piatu Terlaksana, Kegitan Rutin Karang Taruna Sepatan

8 April 2024 - 17:24 WIB

Silaturahmi Mahasiswa Sumatera Selatan Adakan Mudik Gratis Jakarta Palembang

4 April 2024 - 04:53 WIB

Trending di BUDAYA